Evening Talks

Kitab suci, Kebudayaan dan Sejarah di baliknya

Bersama dengan Dr. Iyad Aburabee dan rekan-rekan

Tidak seperti biasanya, program rutin bulanan “Ngaji Kitab Suci” (NGaKiS) di Pusat Studi Interdisipliner Agama dan Budaya (PSIAB) pada 17 September 2025 ini menghadirkan Dr. Iyad Abu Rabee, seorang pakar kitab suci dari Palestina,  seorang ahli antropologi dari New Zealand yaitu Dr. Chris Joll, dan seorang ahli kontra terorisme Kyai Salman dari Jawa Barat.

Pada program khusus ini Dr. Iyad Abu rabee memberikan selayang-pandang pemahaman dan riset yang telah beliau lakukan mengenai narasi  kitab-kitab suci agama Abrahamik, mulai dari Taurat, Zabur, Injil dan Al-Qur’an. Dr. Chris Joll menyampaikan pengalamannya dalam meneliti komunitas-komunitas sufi di Asia Tenggara, sedangkan Kyai Salman membagikan pengalamannya di dalam memberikan bimbingan dan kesadaran kepada para mantan teroris.


Kegiatan ini diikuti oleh para santri dari Ponpes Riset Al-Khawarizmi asuhan Prof. Syamsul Ma’arif, dosen dan mantan Dekan fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang, para mahasiswa dari UIN Walisongo, dan turut hadir pula beberapa mahasiswa Internasional asal Pakistan yang sedang menempuh pendidikan Magister di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.

Diskusi yang dipandu oleh Arif Asaldin Bate’e dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia olehImam Taufiq ini berlangsung seru, karena sebagian santri dan bahkan seorang dari mahasiswa asal Pakistan adalah penghafal Al-qur’an. Sehingga ayat-ayat dalam Al-qur’an yang disampaikan oleh Dr. Iyad itu dengan mudah bisa dipahami.

Aftab Rhandawa, seorang Mahasiswa asal Pakistan yang juga penghafal Al-qur’an ini menyatakan bahwa dia mendapat banyak sekali wawasan baru dalam acara diskusi kali ini. “After attending this event, I have found that we are just following myths and traditions, not the Quran itself,” tegasnya.

Program ini tentu memperkaya perspektif para peserta. Melalui diskusi dan dialog langsung dengan para pakar ini, peserta belajar melihat bagaimana narasi teks-teks suci dalam tradisi religius sudah banyak bercampur dan mitos dan tradisi yang menarik untuk ditelisik dan dibaca kembali dengan kritis, untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih jernih dan lebih mendalam.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Arif Bate’e